Home » Artikel » Telur Tebu

Telur Tebu

Tebu telur (Saccharum edule) atau disebut Terubuk, dan tebu telor adalah jenis sayur-sayuran yang mirip dengan tebu. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sayuran adalah pucuknya. Namun, bunganya juga dimanfaatkan sebagai sayuran. Tetapi, pucuknya kelihatan aneh karena begitu sudah dewasa, pucuknya tersebut membengkak. Begitu dikupas, ternyata tebu telur tersebut berisi semacam ekor yang berwarna putih kekuning-kuningan, seperti sekumpulan telur ikan Karena itu, ia disebut tebu telur (ikan).

                        Mungkin masyarakat perkotaan jarang atau malah tidak tahu jenis sayuran ini. Karena memang sudah jarang ada dipasar-pasar tradisional yg ada diperkotaan apalagi di super market yg ada sekarang.

            Dari diskusi yang saya lakukan bersama kelompok tani yg sedang saya damping saat ini, tanaman ini sangat mudah dibudidayakan melalui cara stek atau penanaman potongan batang pohon yg sudah ada. Lalu tanaman ini pun tidak memerlukan lahan yg sangat subur sekali untuk  dilakukan  penanaman  karena  di  tanah yg kurang subur tanaman ini dapat tumbuh cukup baik, dan juga tanaman ini tidak memerlukan lahan yg luas bisa ditumpangsarikan dengan lahan yg tersedia yg ada dilokasi contohnya bisa dijadikan pagar hidup dipekarangan rumah atau perkebunan, dapat ditanam juga di pematang sawah atau pematang kolam-kolam ikan.  Dan  tanaman  terubuk  ini dapat menjadi siklus perputaran uang yg cepat di bidang pertanian karena jika sudah tumbuh dengan baik dapat dipanen dalam 1 minggu sekali.

Meskipun terubuk sering dibilang sayur ‘ndeso’, bunga tebu ini ternyata kaya akan nutrisi dan zat-zat yang baik dan bermanfaat bagi tubuh. Kandungan mineralnya cukup tinggi terutama kalsium dan fosfor disamping vitamin C yang tak kalah tinggi. Biasanya terubuk yang biasa dimakan adalah yang berusia sekitar lima bulan. Bagian yang dipanen adalah bagian  ‘malai’  yang  masih  muda,  sedangkan yang dikonsumsi adalah bagian bunga yang terbungkus dengan pelepah daun atau dikenal dengan istilah kelobot.Terubuk biasa dimakan dalam bentuk mentah sebagai lalaban, dikukus atau ditumis. Selain itu, terubuk juga biasa dimasak menjadi sayur lodeh, sebagai campuran kare, dan juga sayur asem. Namun ada juga yang mengkonsumsi dengan cara digoreng dengan menggunakan tepung atau dibuat perkedel

Dengan kata sederhana yg penulis bisa sampaikan produk dari tanaman ini bisa menjadi makanan yg dapat memenuhi gizi masyarakat yg mengkomsumsi produk ini dengan rutin.B

 

*Fatchur Rachman Chaulah, Mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

E-LEARNING
E-LIBRARY